sumber gambar: psikologikita.com
Menulis bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Tidak peduli kau gadis manis dengan senyum menawan atau hanya sekadar anak bau amis yang dijauhi oleh banyak orang. Banyak alasan seseorang menulis, perasaan seseorang akan sesuatu hal dapat menjadi alasan kuat untuk menulis. Seorang gadis manis dengan senyum nan menggoda tentu seseorang yang diliputi kebahagiaan karena curahan pujian yang diterima berkat kecantikannya. Tetapi hal berbeda dialami oleh anak bau amis yang dijauhi sebagian besar orang, ia akan merasa terasing, kesepian, dan merasa jijik dengan dirinya sendiri. Ketika gadis manis dan anak bau amis tersebut menulis tentu akan tercipta dua karya yang berbeda, yaitu sebuah tulisan berdasar rasa bahagia dan karya lainnya adalah curahan hati sang manusia hina. Kedua karya tersebut tentu memiliki rasa yang berbeda. Meski demikian dua karya tersebut memiliki sebuah persamaan yakni menggambarkan jiwa terdalam dari penulisnya. Caryn Mirriam Golberg pernah menulis:
Menulis bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Tidak peduli kau gadis manis dengan senyum menawan atau hanya sekadar anak bau amis yang dijauhi oleh banyak orang. Banyak alasan seseorang menulis, perasaan seseorang akan sesuatu hal dapat menjadi alasan kuat untuk menulis. Seorang gadis manis dengan senyum nan menggoda tentu seseorang yang diliputi kebahagiaan karena curahan pujian yang diterima berkat kecantikannya. Tetapi hal berbeda dialami oleh anak bau amis yang dijauhi sebagian besar orang, ia akan merasa terasing, kesepian, dan merasa jijik dengan dirinya sendiri. Ketika gadis manis dan anak bau amis tersebut menulis tentu akan tercipta dua karya yang berbeda, yaitu sebuah tulisan berdasar rasa bahagia dan karya lainnya adalah curahan hati sang manusia hina. Kedua karya tersebut tentu memiliki rasa yang berbeda. Meski demikian dua karya tersebut memiliki sebuah persamaan yakni menggambarkan jiwa terdalam dari penulisnya. Caryn Mirriam Golberg pernah menulis:
“Menulis
adalah suatu cara memahami dan menemukan arti hidupmu, kata-katamu dapat
menjadi cermin ajaibmu yang mencerminkan siapa dirimu, ingin menjadi apa dan
dapat menjadi apa dirimu. Dengan menulis, engkau dapat lebih mengenal dirimu
yang sunyi, terluka, dan sepi”.
Dari kata-kata Caryn Mirriam Golberg di atas, ternyata menulis merupakan suatu hal yang kompleks. Menulis adalah sesuatu yang bisa membuat seseorang bercermin untuk mengetahui siapa sebenarnya ia. Menulis akan menjelaskan dengan detail apa pun yang kamu inginkan dan mampu menjadi apa dirimu kelak. Seorang motivator bahkan mengaku bahwa hampir semua pencapaian yang ia peroleh saat ini merupakan hal-hal yang ia tulis pada tembok kamarnya. Menulis selain mampu menjadi ingatan jangka panjang manusia, juga mampu memperpanjang usia. Seorang penulis dengan karyanya akan dikenang puluhan, bahkan ribuan tahun mendatang. Gimana, tertarik menulis gak?
Tentang Menulis
Reviewed by Asep Nanang
on
April 20, 2016
Rating:
Reviewed by Asep Nanang
on
April 20, 2016
Rating:

No comments: